Windows 8 Transformation Pack

Windows 8 Professional Edition RC1_xbuild7.0.1128 Ubah Windows Vista anda atau XP anda ke dalam Windows 8 Pro. Seperti Windows 8 dibuat.

KUMPULAN LAGU A7x

Download kumpulan lagu Avenged Sevenfold, tapi maaf di sini belum termasuk album Nightmare

Ditemukan Jejak Alam Semesta Lain

Sekelompok peneliti yang dipimpin Stephen Feeney mencoba memberi jawaban atas pertanyaan tersebut. Hasil penelitian mereka menunjukkan adanya sesuatu yang lain dalam echo (gaung) dentuman besar.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 25 Oktober 2010

Perjuangan Seekor Siput

Dari gambar dibawah ini,agan2 bisa ambil kesimpulan: Bahwa hidup jangan pernah berhenti berusaha,dan jangan pernah menyerah

Ketika bingung,dan ngga bisa lakukan sesuatu



Berpikir,untuk mencari solusi


Mencoba,sesuatu yang hampir mustahil,tapi yakin harus melakukannya


Semuanya menjadi mungkin,ketika kita terus berusaha mencoba


Berusaha dengan resiko yang tinggi



Dengan usaha yang keras,semuanya bisa

Pesan:

Hidup ini keras,jangan pernah berhenti berusaha mencoba,,jika gagal jangan pernah menyerah dan kapok untuk melakukannya lagi sampai berhasil

Minggu, 24 Oktober 2010

Bergerak Dengan Kecepatan Cahaya


Apa yang terjadi jika kita bergerak dengan kecepatan yang mendekati kecapatan cahaya? Hmm, kita bahas, yuk, daripada bengong...

Saat ini adalah sudah 105 tahun sejak Einstein pertama kali memperkenalkan Theory of Special Relativity yang menjelaskan apa yang terjadi pada suatu objek pada kecepatan cahaya.

Sebenarnya ada banyak yang harus dipelajari terkait pertanyaan tadi. Tapi kita langsung saja melihat apa yang terjadi pada suatu benda saat kita membuatnya bergerak mendekati kecepatan cahaya. Ada tiga hal penting:

1.Kontraksi. Ini akan terjadi pada semua orang. Jika kita bergerak mendekati kecepatan cahaya, lalu seseorang yang melihat kita, akan melihat kita mengecil. Tapi dari sisi kita, segala sesuatu yang kita lihat akan terlihat bergerak ke arah belakang kita mendekati kecepatan cahaya, dan juga seperti memiliki dimensi yang mengecil.

2.Melambatnya Waktu. Fenomena ini disebut dilasi (dilation), dan lagi, ini terjadi pada semua orang. Artinya bahwa jika kita bergerak mendekati kecepatan cahaya, semua orang yang melihat kita akan melihat bahwa waktu akan berjalan lebih lambat untuk kita: arloji kita berjalan lebih lambat, umur kita melambat, detak jantung kita melambat, dst. Tapi kita juga melihat hal yang sama, umur orang-orang itu melambat, dst. 
 
Tapi jika kita pergi dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya dan lalu kita kembali ke bumi pada kecepatan bumi, kita akan menemukan fakta bahwa selama perjalanan kita, meski umur kita berjalan normal seperti biasa, yang terjadi di bumi lebih lama waktu yang telah terlewati.



3.Lebih banyak energi yang dibutuhkan untuk menambah kecepatan. Beberapa dari Anda yang tahu sedikit fisika tahu bahwa besarnya energi dari suatu partikel adalah E=mc2. Beberapa dari Anda juga tahu bahwa Energi Kinetik = 1/2 mv2. Tapi saat Anda bergerak mendekati kecepatan cahaya, hal itu butuh dan butuh lagi lebih energi untuk bergerak lebih cepat. Pada grafik di bawah ini, garis ungu adalah formula lama untuk energi kinetik, tapi garis merah merupakan energi yang sebenarnya (relativistic). Catat bahwa Anda tidak akan pernah benar-benar sanggup mencapai kecepatan cahaya, tapi bahwa energi itu mendekati tak terbatas (infinity).
Jadi itulah yang terjadi saat suatu benda biasa mendekati kecepatan cahaya: terlihat mengalami kontraksi, waktu melambat, dan kebutuhan akan energi yang lebih besar untuk menambah kecepatannya. Atau misalnya, sesuatu yang tidak memiliki massa (seperti foton, atau mengkin gravitasi), harus bergerak pada kecepatan cahaya.  
Tapi katakanlah Anda punya pesawat ruang angkasa, dan entah bagaimana caranya memutuskan untuk bepergian pada kecepatan cahaya. Apa yang terjadi?
Okeh, jika Anda menggunakan seluruh energi di jagat raya untuk pesawat ruang angkasa Anda, Anda mungkin bisa mendekati kecepatan cahaya. Seberapa dekat? Kecepatan cahaya tepatnya 299,792,458 meter/detik. Dan Anda bisa mencapai antara kira-kira 1 x 10-30 meter/detik dari angka itu - udah bagus banget. Taruhlah Anda mencapai kecepatan itu, apa yang akan terjadi?
 Pertama, seluruh jagat raya akan berkontraksi menjelma menjadi hanya beberapa milyar kilometer - kurang dari satu tahun cahaya! 

Kedua, waktu akan melambat begitu hebat, hingga umur Anda akan hanya beberapa detik sementara jagat raya pada kenyataannya telah bertambah umur trilyunan tahun!Galaksi akan berfusi, bintang-bintang akan lahir dan meledak dalam sekejap mata.Dan akhirnya, Anda mungkin akan menjadi yang pertama kali melihat takdir dari jagat raya; jika jagat raya punya akhir, Anda bisa melambatkan waktu begitu hebat untuk Anda sendiri sehingga mungkin Anda tidak hanya melihatnya, Anda mungkin melakukannya hanya dalam hitungan detik.
Jadi masalahnya bukan hanya bagaimana mencapai kecepatan cahaya, tapi ada alasan lain kenapa mending kita gak usah mencoba melakukannya.

source: http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2010/10/bergerak-dengan-kecepatan-cahaya.html

Objek Astronomi Terjauh

http://static.inilah.com/data/berita/foto/906862.jpg

INILAH.COM, Jakarta -Ilmuwan Prancis berhasil memastikan objek astronomi paling jauh dari yang pernah ada. Objek ini adalah galaksi dengan jarak 13.071 miliar tahun cahaya.

Galaksi ini dijuluki UDFy-38135539. Lokasi galaksi ini sangat jauh dari bumi dan diperkirakan terbentuk setidaknya 600 juta tahun setelah Big Bang, seperti dikutip dari ScienceNews.org.

Ilmuwan di Observatory of Paris mempelajari gambar yang direkam teleskop Hubble untuk mengukur pergeseran merah galaksi ini guna menentukan jaraknya. Semakin jauh, semakin besar pergeseran merahnya.

Ilmuwan mengukur pergeseran merah UDFy-38135539 adalah 8,56, hal ini menunjukkan galaksi ini lebih jauh 35 juta tahun cahaya dari objek terjauh sebelumnya, sebuah ledakan kosmik kuat dikenal sebagai ledakan sinar gamma.

Meneliti cahaya galaksi sejauh UDFy-38135539 bahkan cahaya galaksi yang lebih redup sekali pun akan menjadi lebih mudah menggunakan teleskop James Webb Space Telescope dari Avi Loeb Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics di Cambridge.

Teleskop ini akan diluncurkan pada 2014 mendatang.
 

source:http://teknologi.inilah.com/read/detail/906862/ditemukan-objek-terjauh-di-alam-semestaa

Salah Hitung, 'Kiamat' Bangsa Maya Bukan 2012


Tahun 2012 pernah jadi sangat penting dan membuat ketar-ketir gara -gara muncul film Hollywood bertema kiamat, '2012'.

Film besutan sutradara Roland Emmerich itu memanfaatkan mitos akhir penanggalan Bangsa Maya, 21 Desember 2012, sebagai hari kehancuran dunia.

Saat ini, tahun 2012 kembali disebut-sebut gara-gara terbit buku berjudul  "Calendars and Years II: Astronomy and Time in the Ancient and Medieval World" (Kalender dan Tahun II: Astronomi dan Waktu di Dunia Kuno dan Abad Pertengahan) terbitan tahun 2010.

Namun, jangankan soal kebenaran ramalan kiamat. Buku itu malah mengungkap perhitungan akhir kalender 'Long Count' Maya diduga kuat tidak akurat. Selisihnya bisa 50 sampai 60 tahun.

Bagaimana bisa?

Isu besarnya, saat meneliti kalender kuno, arkeolog berusaha mengkorelasikan frame waktu mereka dengan kalender modern (Gregorian).

Misalnya, momentum-momentum penting Bangsa Maya seperti kelaparan perang, perayaan agama -- diterjemahkan dalam format hari/bulan/ tahun masa kini.

Para ahli Maya berusaha menemukan momentum penting yang bisa menghubungkan kelender 'Long Count' dengan Gregorian.

Untuk itu, para ilmuwan Maya menggunakan faktor korelasi yang dinamakan 'Konstanta GMT'. Inisial GMT didapatkan dari nama penemunya --  Joseph Goodman, Juan Martinez-Hernandez, dan J. Eric S. Thompson.

Adalah profesor Gerardo Aldana dari dari University of California, Santa Barbara yang mempertanyakan validitas korelasi -- berdasarkan adanya miskorelasi peristiwa astronomi di masa lalu.

Aldana menuliskan hal itu dalam bab khusus di buku "Calendars and Years II: Astronomy and Time in the Ancient and Medieval World"

Kata dia, Bangsa Maya adalah astronom yang canggih di jamannya. Mereka juga teliti merekam kejadian di langit saat malam hari.

Bangsa Maya mendokumentasikan fase Bulan, gerhana, dan bahkan melacak pergerakan Planet Venus. Catatan mereka memungkinkan mereka untuk memperkirakan siklus astronomi masa depan dengan akurasi besar.

Menurut Aldana, meski GMT menggunakan sumber bukti astronomi, arkeologi, sejarah untuk mengkorelasikan 'Long Count' dengan kalender modern, ada keraguan ketika bukti-bukti itu ditafsirkan dari artefak Maya kuno dan teks kolonial.

Misalnya, peristiwa penting, tanggal pertempuran yang ditetapkan penguasa Dos pilas (situs Maya di Guatemala). Penguasa Balaj Chan K’awiil memilih tanggal ini berdasarkan penampakan 'Chak Ek'.

Oleh arkeolog Stockholm University, Johan Normark, 'Chak Ek' diartikan sebagai Venus. Namun, Aldana dalam studinya menentang hal itu. Kata dia, 'Chak Ek' adalah meteor.

Bayangkan, jika kejadian dikorelasikan dengan Venus tapi sejatinya itu berkaitan dengan peristiwa acak seperti halnya penampakan meteorit? Jelas hasil dari menghubung-hubungkan waktu dalam kalender Maya dengan kalender modern acak-acakan dan pasti selisih.

Dalam tulisannya, Aldana menyajikan beberapa alasan mengapa konstanta GMT tak bisa diandalkan. Dia bukan orang pertama yang meragukannya.

Namun, penelitian lebih lanjut seperti penentuan waktu dengan  radiokarbon perlu dilakukan untuk mendukung dalilnya.

Jadi, masih percaya kiamat bakal terjadi 2012?

source:http://teknologi.vivanews.com/news/read/183819-salah-hitung---kiamat--bangsa-maya-bukan-2012

Pulau Terkecil Di Dunia

Kalimantan Barat merupakan daerah dengan beragam objek wisata yang memesona. Mulai dari Tugu Khatulistiwa dan Sungai Kapuasnya yang tersohor, pantai-pantainya yang tak kalah indah, hingga beragam panorama alamnya yang belum terjamah. Belum lagi kekhasan budaya dari masyarakat


Salah satu di antara berbagai objek wisata yang ada di Kalimantan Barat, ada satu yang sangat unik dan pastinya hanya ada di Kalimantan Barat saja. Ialah pulau Simping. Pulau yang dahulunya dikenal dengan nama pulau Kelapa Dua ini terletak di Teluk Mak Jantu', tepatnya berada di kawasan Sinka Island Park, Singkawang.


Yang menjadikan Pulau ini sangat unik adalah keberadaannya yang ternyata merupakan 'PULAU TERKECIL DI DUNIA'. Rekor ini sendiri sudah dicatat oleh PBB, sehingga keberadaannya sebagai pulau terkecil sudah diakui oleh dunia internasional. Hmm, unik bukan?




Pulau ini merupakan daratan yang tediri dari pasir dan bebatuan yang ditumbuhi beberapa pohon di atasnya. Di sana juga terdapat semacam klenteng kecil tempat warga tiong hoa setempat biasa sembahyang. Di pulau mungil ini juga tersedia suguhan pemandangan pantai, laut, dan perbukitan yang apik mengelilinginya. Tak heran jika pulau ini hampir tak pernah sepi pengunjung.


Lokasi objek wisata ini cukup mudah dijangkau. Dari kota Pontianak hingga ke Sinka Island Park sendiri memakan waktu sekitar 3-4 jam perjalanan. Untuk dapat menyeberang ke pulau ini tidaklah sulit karena sudah ada jembatan yang menghubungkannya ke pantai, sehingga anda bisa mencapainya dengan berjalan kaki saja. Tertarik untuk berkunjung ?


source: http://gamijah.blogspot.com/2010/10/pulau-terkecil-di-dunia-ada-di.html

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Daftar Isi

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites