Windows 8 Transformation Pack

Windows 8 Professional Edition RC1_xbuild7.0.1128 Ubah Windows Vista anda atau XP anda ke dalam Windows 8 Pro. Seperti Windows 8 dibuat.

KUMPULAN LAGU A7x

Download kumpulan lagu Avenged Sevenfold, tapi maaf di sini belum termasuk album Nightmare

Ditemukan Jejak Alam Semesta Lain

Sekelompok peneliti yang dipimpin Stephen Feeney mencoba memberi jawaban atas pertanyaan tersebut. Hasil penelitian mereka menunjukkan adanya sesuatu yang lain dalam echo (gaung) dentuman besar.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Oktober 2010

Pulau Terkecil Di Dunia

Kalimantan Barat merupakan daerah dengan beragam objek wisata yang memesona. Mulai dari Tugu Khatulistiwa dan Sungai Kapuasnya yang tersohor, pantai-pantainya yang tak kalah indah, hingga beragam panorama alamnya yang belum terjamah. Belum lagi kekhasan budaya dari masyarakat


Salah satu di antara berbagai objek wisata yang ada di Kalimantan Barat, ada satu yang sangat unik dan pastinya hanya ada di Kalimantan Barat saja. Ialah pulau Simping. Pulau yang dahulunya dikenal dengan nama pulau Kelapa Dua ini terletak di Teluk Mak Jantu', tepatnya berada di kawasan Sinka Island Park, Singkawang.


Yang menjadikan Pulau ini sangat unik adalah keberadaannya yang ternyata merupakan 'PULAU TERKECIL DI DUNIA'. Rekor ini sendiri sudah dicatat oleh PBB, sehingga keberadaannya sebagai pulau terkecil sudah diakui oleh dunia internasional. Hmm, unik bukan?




Pulau ini merupakan daratan yang tediri dari pasir dan bebatuan yang ditumbuhi beberapa pohon di atasnya. Di sana juga terdapat semacam klenteng kecil tempat warga tiong hoa setempat biasa sembahyang. Di pulau mungil ini juga tersedia suguhan pemandangan pantai, laut, dan perbukitan yang apik mengelilinginya. Tak heran jika pulau ini hampir tak pernah sepi pengunjung.


Lokasi objek wisata ini cukup mudah dijangkau. Dari kota Pontianak hingga ke Sinka Island Park sendiri memakan waktu sekitar 3-4 jam perjalanan. Untuk dapat menyeberang ke pulau ini tidaklah sulit karena sudah ada jembatan yang menghubungkannya ke pantai, sehingga anda bisa mencapainya dengan berjalan kaki saja. Tertarik untuk berkunjung ?


source: http://gamijah.blogspot.com/2010/10/pulau-terkecil-di-dunia-ada-di.html

Kamis, 21 Oktober 2010

Kota Terbersih Se-Asia Tenggara

Momentum Kota Palembang

Sebagai kota terbersih di Asia Tenggara, untuk mewujudkan Palembang sebagai kota internasional yang berbudaya, religius dan mandiri.


Tahun depan, kota Palembang boleh berpromosi lebih meyakinkan lagi sebagai kota pariwisata yang layak dikunjungi. Sebab pada tanggal 8 Oktober lalu di Hanoi Vietnam Eddy Santana Putra, Walikota Palembang, menerima piala sebagai tanda terpilihnya kota Palembang sebagai kota terbersih di ASEAN untuk kategori “Clean Land”.

Piala ASEAN Environmentally Sustainable City Award, hadiah yang diadakan sebagai salah satu cara meningkatkan lingkungan hidup di kawasan negara-negara ASEAN. Dan kebersihan termasuk satu dari 13 kriteria tujuan wisata yang disusun oleh World Economic Forum, salah satu lembaga dunia bergengsi yang didirikan pada tahun 1971.

Bagaimana cara kota Palembang membersihkan kotanya? Dulu boleh saja Palembang dicap sebagai salah satu kota paling kotor, khususnya di area Pasar Tradisional 16 Ilir dan wilayah Jembatan Ampera tapi sekarang dapat dilihat kedua wilayah tersebut telah disulap menjadi sebuah ruang terbuka dengan taman-taman kota yang cukup meneduhkan ditengah terik matahari, Benteng Kuto Besak (BKB) yang dahulu terkenal kotor dan rawan kini justru menjadi tempat favorit untuk berbagai konser dan pameran besar, seperti Sriwijaya Fair (Mei 2008).

Kalau BKB dan Jembatan Ampera untuk sanitasi dan kebersihannya telah berubah 180 derajat dibandingkan dulu menurut Aminoto, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Palembang. Usaha pemerintah, masyarakat dan swasta untuk kebersihan lingkungan tidak hanya nampak di jalan-jalan protokol atau jalur-jalur hijau saja, Program ramah lingkungan dengan cara mendorong partisipasi aktif penduduk misalnya di tiap-tiap kelurahan ditunjuk 3 sampai 4 rukun tetangga (RT) sebagai percontohan lingkungan yang bersih dan sehat. Sementara dipihak pemerintah kota menugaskan pasukan kuning siap selalu selama 24 jam penuh.

Tampaknya tim penilai dari ASEAN Working Group on Environmentally Sustainable Cities (AWGESC) terkesan akan bersihnya lingkungan kota Palembang, kebersihan ini tentu saja bukan berdasarkan yang tampak di mata saja. Panitia dari AWGESC juga mencari tahu “konsep” Palembang membersihkan lingkungan kotanya. Diperoleh bukti bahwa sampah yang dibuang melalui sistem pembuangan limbah yang teratur, sanitasi yang semakin baik, serta pemerintah dan masyarakat yang sadar akan kebersihan.

Dipilihnya Palembang oleh pemerintah Indonesia telah disiapkan sejak tahun 2006 lalu. Mulanya dipilih 18 kota besar dan berpotensi besar untuk diajukan ke panitia antara lain Kota Denpasar, Medan dan Pakanbaru namun ditahun 2007 ke 3 kota tersebut pamornya menurun saat penilaian Adipura (Penghargaan untuk kota-kota terbersih di Indonesia).

Disaat itulah kota Palembang justeru muncul dan mulai diperhitungkan, selain menerima Piala Adipura dua kali berturut-turut, Palembang juga mendapat penghargaan dari Departemen Pekerjaan Umum untuk penataan sistem pengairan, drainase, dan penataan sistem lokasi pemukiman kumuh. Penghargaan sebagai kota terbersih di ASEAN mendorong pemerintah kota Palembang untuk juga meluncurkan semboyan “Palembang sebagai Kota Internasional yang Berbudaya Religius dan Mandiri”


gambar gambarnya
Pemandangan Kota Palembang dari atas salah satu tower

ikon kota palembang

jembatan ampera

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang

Sorot laser Gedung Kantor Walikota di latar belakang Benteng Kuto Besak

Gedung Kantor Walikota Palembang

Pagoda di Pulau Kemaro

Air mancur di Kambang Iwak



source: http://bontangkreatif.blogspot.com/2010/10/palembang-terbersih-tingkat-asean.html

Selasa, 12 Oktober 2010

Misteri-misteri Zaman Prasejarah di Indonesia



Tulang paha Meganthropus

Fossil manusia raksasa yang berukuran tinggi 2,1 - 3,7 meter telah ditemukan di Sangiran pada tahun 1942 oleh Von Koenigswald. Meskipun sejaman dengan Homo Erectus lain seperti Homo Soloensis yang mendiami wilayah tepian Bengawan Solo, keberadaannya belum dapat dijelaskan. Bahkan nama latin spesies ini masih diperdebatkan mau merujuk ke genus mana dalam sistem taksonomi. Peralatan yang digunakan juga berukuran besar.



Perbandingan besar tengkorak kepala beberapa spesies manusia

II. Misteri Manusia Hobbit di Pulau Komodo

Ilmuwan telah menemukan kerangka-kerangka manusia yang menyerupai hobbit (manusia kerdil di Film/Novel Lord of The Ring) yang ukurannya tidak lebih besar dari anak usia 3 tahun di sebuah gua. Manusia kerdil yang memiliki tengkorak seukuran segerombol anggur, hidup dengan gajah purba dan komodo di pulau terpencil di Indonesia sekitar 18.000 tahun yang lalu.

Kerangka yang ditemukan adalah milik seorang wanita dengan tinggi 1 meter, berat sekitar 25 kilogram dan berumur sekitar 30 tahun ketika meninggal 18.000 tahun yang lalu.

Ini adalah temuan spektakuler dan yang paling ekstrim yang pernah diberitakan !!!! Bagaimana tidak? Spesies ini telah mendiami pulau komodo pada masa di mana manusia modern (homo sapiens) juga telah ada di Indonesia (95.000 - 13.000 tahun yang lalu).

Selain menemukan kerangka, ilmuwan juga menemukan peralatan batu seperti pisau, alat pelubang, alat pemotong untuk berburu stegedon (gajah purba).

Banyaknya spesies manusia yang tidak saling berhubungan dalam rantai evolusi menimbulkan tanda tanya, ada berapa jenis makhluk menyerupai manusia yang hidup di Jaman Prasejarah Indonesia... dan mengapa mereka punah tanpa meninggalkan keturunan.

Bila mereka bukan manusia kenapa mereka berkelakuan seperti manusia, yang mampu membuat peralatan dari batu dan tulang, memasak menggunakan tungku api....

Orang-orang purba yang mendiami wilayah Sumatra telah melukiskan sesosok makhluk dengan jengger yang memiliki ekor dan leher yang panjang. Beberapa makhluk ini menyerupai hadrosaurs. Dalam karyas seni purba ini digambarkan bahwa beberapa Corythosaurus sedang diburu oleh orang-orang purba di Indonesia.


Sumber: Art of Indonesia, Tibor Badrogi, 1973

Ini gambar ilustrasi Corythosaurus



Hal ini masih diperdebatkan ahli karena banyak yang beranggapan dinosaurus tidak hidup sejaman dengan manusia purba.....

dengan ditemukannya fosil2 lain yang tidak dapat dijelaskan posisinya dalam proses evolusi dan kepunahan spesiesnya yang misterius, mungkinkah kalau di Indonesia dulunya terjadi bencana alam yang dahsyat sehingga melenyapkan peradaban tinggi yang mungkin dulu pernah ada ???


Seperti teori benua atlantis dulunya berada di wilayah Indonesia sekarang. Mengingat Indonesia berada di 2 lempeng benua yang rawan bencana gempa tektonik yang mampu menimbulkan tsunami dahsyat dan juga banyaknya bekas2 kawah besar seperti danau toba, lembah seputaran candi borobudur, danau kelimutu dan banyak yang lainnya menunjukkan bahwa dahulu kala pernah terjadi letusan2 gunung api yang dahsyat dan mampu menimbulkan gempa volkanik.



bekas kawah yang menjadi danau kelimutu



bekas kawah besar yang menjadi danau Toba


candi borobudur yang dipercaya berada di bekas kawas super volcano terbesar di dunia !!!

melihat bekas2 alam di atas sangat mungkin bila pernah terjadi bencana dahsyat di wilayah Indonesia dahulu kala. Kalaupun ada peradaban tinggi yang lenyap akibat bencana tersebut, masih misteri. kalaupun ada bukti gw yakin terpendam jauh di bawah tanah sono karena dahsyatnya bencana.

Kamis, 07 Oktober 2010

Indonesia Kalahkan Uruguay 2-1!



 

 

Tim nasional Indonesia berhasil menaklukkan Uruguay 2-1! Tapi, jangan senang dulu. Itu terjadi puluhan tahun lalu. Sejarah itu dicatat dalam laga persahabatan kedua negara pada 1974 silam.
Ketika itu PSSI tengah berulang tahun dan mengundang Uruguay untuk bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno--yang saat itu masih bernama Stadion Utama Senayan Jakarta. Ditonton sekitar 60 ribu orang, laga itu berlangsung pada tanggal 19 April 1974.
Uruguay saat itu menurunkan tim yang dipersiapkan untuk Piala Dunia 1974. Sutan Harhara, mantan pemain timnas Indonesia yang menjadi saksi sejarah gemilang itu, saat diwawancara tvOne mengenang peristiwa bersejarah itu. Ketika itu, kata Sutan, tim Merah Putih berhasil mematikan kesebelasan nasional asal Amerika Latin itu yang bercirikan permainan individual yang cantik dan tajam.

"Saat itu, kami main fight, tidak lembek, dan penuh kedispilinan tinggi," ujar Sutan Harhara. Sutan juga mengaku tidak mengalami kesulitan dalam menghadapi tim peringkat empat dunia itu. "Waktu itu, kita beruntung memiliki banyak pemain yang memiliki skill individu bagus."
Di bawah asuhan Djamiat, skuad Merah Putih yang diperkuat Rusdianto, Ronny Paslah, Abdul Kadir, Anwar Ujang, Nabon, dan Waskito; memegang kendali permainan. Uruguay yang dilatih Juan Alberto Schiaffino, direpotkan serangan bertubi-tubi Indonesia dan lalu bertekuk lutut. 
Malu dengan kekalahan itu, Uruguay meminta pertandingan ulang sehari setelahnya. Meski tak berhasil mempertahankan kemenangan, Indonesia kalah terhormat dengan skor 2-3.
"Kami tetap bangga, banyak pelajaran berharga di mana tim Indonesia tidaklah bisa diremehkan," kata Sutan dengan mata berbinar.
Dalam pertandingan yang akan digelar di stadion yang sama, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat malam mendatang, akankah sejarah berulang? (sumber: tvOne, Tempo | kd)

Selasa, 05 Oktober 2010

Kacaunya Sistem Iklim Indonesia Dan Dunia Saat Ini

Hujan di Bulan Juni

Hujan di bulan April dan Mei kita rasakan suatu fenomena luar biasa apalagi sampai bulan Juni maka masih hujan maka bagi kita orang awam mengagap suatu keanehan. Usia Saya hampir setengah abad (48 tahun) berarti sudah sekian kali merasakan rutinitas pergantian musim tropis dari musim  hujan berubah panas dan sebaliknya, perubahan musim yang biasa terjadi sesuai dengan bulan-bulan langganan musim hujan atau panas.


Fenomena alam saat ini seolah-olah semua hari menjadi musim hujan, kondisi ini kita masih boleh bersyukur karena tiap hari secara umum kebutuhan air masih mudah, coba kita bayangkan andai saja terjadi giliran perubahan yaitu tiap hari musim kemarau. Taruhlah selama tahun 2011 musim kemarau dengan hari-hari selalu tanpa hujan, bagaimana kita mensikapi dengan keterbatasan air (mudah-mudahan tidak terjadi).

Merespons Ekstremitas Perubahan Musim

Banjir yang menerjang sejumlah daerah pada Mei ini, bagaimanapun adalah bagian dari akibat ekstremitas perubahan musim yang dalam beberapa tahun terakhir telah kita rasakan. Biasanya, menurut ilmu titen masyarakat, hujan di daerah seperti Kota Semarang akan memuncak pada bulan-bulan Januari - Februari, lalu Maret hingga April masuk ke transisi musim panas, dan Mei sudah memasuki kemarau. Walaupun fenomena perubahan musim sudah dirasakan, rasanya kita tetap saja dibuat terkejut.

Genangan air di sejumlah daerah cenderung meninggi karena curah hujan yang juga tinggi. Apakah ini anomali musim atau kondisi yang sudah bisa diprediksi, kiranya kesiapan untuk menghadapi realitas perubahan cuaca dan musim itulah yang perlu disiapkan. Mulai dari penatalaksanaan kesiapan lingkungan keseharian, kalkulasi di bidang pertanian (termasuk pertambakan), dan adaptasi untuk menyiapkan pangan dalam menghadapi musim berikut yang boleh jadi juga masih dipengaruhi oleh kondisi yang tak menentu.


Pengamat lingkungan dari Universitas Muria Kudus, Hendy Hendro Sudjono yang menganalisis informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisika Jawa Tengah memperkirakan, sepekan mendatang curah hujan akan kembali meningkat. Dalam sebulan debit hujan cenderung meningkat di atas 50 milimeter, dan intensitasnya bisa terjadi setiap hari, terutama menjelang malam hingga pagi. Kondisi itu dipicu oleh tekanan rendah di Samudra Indonesia dan Samudra Pasifik, yang menyebabkan hujan merata di sebagian wilayah Indonesia.


Perubahan musim yang ekstrem itu bisa diindikasikan dari sejumlah fakta: hujan mundur hingga bulan-bulan yang seharusnya sudah memasuki masa transisi, atau musim kemarau masih memanggang justru pada bulan-bulan ketika udara biasanya mulai basah. Penjelasan-penjelasan ilmiah dari otoritas terkait bisa dibaca sebagai warning untuk merespons. Misalnya bagaimana menyikapinya terkait dengan adaptasi sektor pertanian dan pertambakan, juga bagaimana seharusnya kearifan kita dalam memperakukan lingkungan.

Pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab terhadap kondisi lingkungan, mungkin akan menemukan muara “kambing hitam” secara mudah, dengan mengatakan apa yang terjadi sekarang merupakan akibat dari pengaruh pemanasan global. Padahal munculnya kondisi-kondisi tertentu — yang mudah menyebabkan banjir misalnya — tentu tidak mungkin tanpa adanya pemicu dari sikap-sikap manusia. Mulai dari berbagai keputusan tentang kebijakan tata ruang, kebijakan ekonomi, dan naluri eksploitatif manusia.

Apa yang kita rasakan sekarang: kekacauan tata ruang di sejumlah wilayah, produk sektor pertanian yang sulit diprediksi karena anomali musim, atau lingkungan permukiman yang tidak sehat, bagaimanapun tidak lepas dari realitas teori sebab-akibat. Benar, fenonema pemanasan global memang memberi andil besar bagi hilangnya keseimbangan ekosistem, namun ekstremitas perubahan musim seperti fakta curah hujan tinggi justru pada bulan kering seperti sekarang, menuntut kearifan kita dalam menyikapinya.
Pemerintah Indonesia ketika meluncurkan negosiasi di Bali pada tahun 2007, mengakui peringatan ilmiah pada iklim untuk apa itu: sirene panggilan untuk "bertindak sekarang, atau menghadapi yang terburuk, "

 
Bagaimana Iklim dapat Berubah?



Salah satu komponen iklim adalah temperatur. IPCC menemukan bahwa, selama 100 tahun terakhir (1906-2005) temperatur permukaan bumi rata-rata telah naik sekitar 0.74oC, dengan pemanasan yang lebih besar pada daratan dibandingkan lautan. Tingkat pemanasan rata-rata selama 50 tahun terakhir hampir dua kali lipat dari yang terjadi pada 100 tahun terakhir. Akhir tahun 1990an dan awal abad 21 merupakan tahun-tahun terpanas sejak adanya arsip data modern. Peningkatan pemanasan sebesar 0.2oC diproyeksikan akan terjadi untuk setiap dekade pada dua dekade kedepan. Proyeksi tersebut dilakukan dengan beberapa skenario yang tidak memasukkan pengurangan emisi GRK. Besar pemanasan yang akan terjadi setelahnya akan tergantung kepada jumlah GRK yang diemisikan ke atmosfer.


Global Temperature Chart Showing the Lack of Global Warming Over the Past Decade

Mengapa suhu permukaan bumi bisa meningkat? Penelitian yang telah dilakukan para ahli selama beberapa dekade terakhir ini menunjukkan bahwa ternyata makin panasnya planet bumi terkait langsung dengan efek rumah kaca yang merupakan hasil dari penyerapan energi oleh gas-gas tertentu yang terdapat di atmosfer (disebut gas rumah kaca karena gas-gas ini secara efektif ‘menangkap’ panas yang terdapat di atmosfer bagian bawah) dan meradiasikan kembali sebagian dari panas tersebut ke bumi.

Gas rumah kaca adalah salah satu kelompok gas dalam atmosfer yang dapat menjaga suhu permukaan bumi agar tetap hangat. Sistem kerjanya adalah dengan mengembalikan pantulan sinar matahari dari permukaan agar tetap berada dalam sistem atmosfer bumi. Kondisi atmosfer bumi yang hangat memungkinkan manusia dan mahluk hidup lainnya tumbuh dan berkembang biak. Dengan demikian, pada dasarnya gas rumah kaca dan efeknya diperlukan untuk menjaga kehidupan di bumi. Tanpa adanya efek rumah kaca yang alami, suhu di permukaan bumi akan berada pada angka -18˚C bukan seperti suhu saat ini.

Masalahnya yang terjadi saat ini adalah konsentrasi gas rumah kaca semakin bertambah melebihi tingkat normal sehingga sebagian radiasi yang berasal dari matahari maupun permukaan bumi terjebak oleh gas-gas rumah kaca yang mengakibatkan radiasi tidak dapat ke luar angkasa dan kembali ke permukaan bumi sehingga memanaskan suhu bumi. Garis besar proses efek rumah kaca ditunjukkan pada gambar.



Sumber: http://h4r14nt0.files.wordpress.com/

Aktivitas manusia telah meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca dalam atmosfer (sebagian besar berupa karbon dioksida yang berasal dari pembakaran batu bara, minyak, dan gas; ditambah gas-gas lainnya). Tingkat karbon dioksida sebelum masa industri (sebelum Revolusi Industri dimulai) adalam sekitar 280 ppmv, dan tingkat karbon dioksida saat ini adalah sekitar 370 ppmv (IPCC). Konsentrasi CO2 dalam atmosfer kita saat ini, belum pernah meningkat selama 420.000 tahun. Namun, berdasarkan laporan khusus dari IPCC mengenai skenario emisi (Special Report on Emission Scenarios –SRES), di akhir abad ke 21, bahwa konsentrasi karbon dioksida sebesar 490 – 1260 ppm (75 – 350%) di atas angka konsentrasi di masa pra industri. 
Karbon dioksida tersebut merupakan salah satu dari kontributor utama terhadap pemanasan global saat ini. Gas rumah kaca lainnya yang menjadi kontributor utama pemanasan global adalah metana (CH4) yang dihasilkan dari aktivitas agrikultur dan peternakan (terutama dari sistem pencernaan hewan-hewan ternak), Nitrogen Oksida (NO) dari pupuk, dan gas-gas yang digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan (CFC). Rusaknya hutan-hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2, juga makin memperparah keadaan ini karena pohon-pohon yang mati akan melepaskan CO2 yang tersimpan di dalam jaringannya ke atmosfer.

Setiap gas rumah kaca memiliki efek pemanasan global yang berbeda-beda. Beberapa gas menghasilkan efek pemanasan lebih parah dari CO2. Sebagai contoh sebuah molekul metan menghasilkan efek pemanasan 23 kali dari molekul CO2. Molekul NO bahkan menghasilkan efek pemanasan sampai 300 kali dari molekul CO2. Gas-gas lain seperti chlorofuorocarbons (CFC) ada yang menghasilkan efek pemanasan hingga ribuan kali dari CO2. Tetapi untungnya pemakaian CFC telah dilarang di banyak negara karena CFC telah lama dituding sebagai penyebab rusaknya lapisan ozon.

Perundingan Perubahan Iklim PBB di Bonn 


 Meetings of the Convention Bodies - 31 May to 11 June 2010

Putaran kedua Iklim PBB Perundingan Perubahan Bonn pada tahun 2010 dirancang untuk membuka jalan untuk implementasi penuh aksi perubahan iklim seluruh dunia

Bonn, 31 Mei 2010 - Sebuah babak baru pembicaraan Perubahan Iklim PBB dimulai pada hari Senin dengan pertemuan wakil-wakil dari pemerintah 182 di Bonn untuk mengambil maju bekerja dari Iklim PBB tahun lalu Konferensi Perubahan di Kopenhagen (COP 15). Pembicaraan ini dirancang untuk mengambil isu-isu yang tidak diselesaikan di Kopenhagen dan untuk membuka jalan bagi pelaksanaan penuh

aksi perubahan iklim di seluruh dunia.


"Pertemuan Kopenhagen mungkin suatu hasil ditunda setidaknya selama setahun, tapi itu tidak menunda dampak perubahan iklim," kata Sekretaris Eksekutif UNFCCC Yvo de Boer. "Batas waktu untuk menyetujui tanggapan internasional yang efektif terhadap perubahan iklim di Kopenhagen didirikan karena pemerintah, ketika meluncurkan negosiasi di Bali pada tahun 2007, mengakui peringatan ilmiah pada iklim untuk apa itu: sirene panggilan untuk bertindak sekarang, atau menghadapi yang terburuk, "ia menambahkan.


Dari hari Selasa, delegasi pemerintah negara-negara akan mulai membahas teks negosiasi baru dibawah Ad Hoc Kelompok Kerja Aksi Koperasi jangka panjang di bawah Konvensi (AWG-LCA).


Pada Konferensi Perubahan Iklim PBB di Kopenhagen pada akhir tahun 2009, pemerintah memperpanjang mandat AWG-LCA sebagai kelompok negosiasi bertugas untuk memberikan solusi global jangka panjang untuk tantangan iklim. Pemerintah pertemuan di Bonn pada bulan April tahun ini diundang Ketua kelompok, Margaret Mukahanana-Sangarwe, untuk mempersiapkan teks baru dalam waktu untuk sesi negosiasi Juni.


negosiasi Iklim "selama dua minggu berikutnya akan di jalur jika mereka tetap fokus pada cara yang umum maju ke arah tujuan yang konkrit dan realistis dalam Cancún. Ada sebuah konsensus yang tumbuh di apa bahwa tujuan untuk dapat Cancún - yaitu, penuh, arsitektur operasional untuk menerapkan efektif, tindakan iklim kolektif, "kata puncak iklim PBB perubahan resmi Yvo de Boer.


Ad Hoc Kelompok Kerja Komitmen lebih lanjut untuk Lampiran I Pihak dalam Protokol Kyoto (AWG-KP) juga akan bertemu di Bonn dari Selasa, di paralel ke AWG-LCA. Fokus grup ini adalah pada komitmen pengurangan emisi untuk 37 negara industri yang telah meratifikasi Protokol Kyoto untuk periode setelah 2012.


"Saya mendorong pemerintah untuk sekarang mengembangkan kejelasan lebih besar pada masa depan Protokol Kyoto, karena masalah ini tidak dapat dibiarkan sampai Cancún," kata Yvo de Boer.


Mr de Boer juga meminta negara-negara industri untuk memenuhi janji keuangan mereka dibuat di Kopenhagen. Negara-negara ini berjanji untuk menyebarkan USD 30 miliar dari sekarang sampai 2012 di bidang keuangan jangka pendek untuk kick tindakan mulai iklim di negara-negara berkembang. "Cancun dapat memberikan jika janji-janji

membantu disimpan dan jika berjanji untuk kompromi merasa terhormat dalam negosiasi, "katanya.


Selain dua kelompok kerja yang khusus dirancang untuk menegosiasikan jangka panjang respon terhadap perubahan iklim, dua komite berdiri UNFCCC - Badan Anak Perusahaan untuk Saran Ilmiah dan Teknologi (SBSTA) dan Badan Anak Perusahaan untuk Implementasi (SBI) - bertemu di Bonn .


The SBSTA akan misalnya menangani masalah peningkatan kapasitas di negara berkembang untuk mengukur emisi dari deforestasi. Dan itu akan mengadakan dialog penelitian antara pemerintah dan lembaga penelitian untuk menghasilkan diskusi tentang informasi terbaru tentang ilmu perubahan iklim. SBI adalah misalnya diharapkan untuk menyepakati modalitas untuk meninjau Protokol Kyoto Dana Adaptasi di Meksiko pada akhir tahun ini.


"Janji terbaru dari Spanyol dan Jerman terhadap dana adaptasi telah langkah pertama berguna untuk membangun kepercayaan di antara negara-negara berkembang," kata Sekretaris Eksekutif UNFCCC. "Tapi kita harus melihat kontribusi yang lebih konkrit dari negara-negara lain dalam jangka-up ke Cancún yang menunjukkan bahwa negara-negara maju siap untuk memenuhi apa yang mereka janjikan lima bulan yang lalu di Kopenhagen," tambahnya.


Pertemuan Bonn sedang dihadiri oleh lebih dari 4.500 peserta, termasuk delegasi pemerintah, perwakilan dari bisnis dan industri, organisasi lingkungan dan lembaga penelitian.


UNFCCC negosiasi sesi berikutnya dijadwalkan berlangsung 02-06 Agustus di Bonn, diikuti oleh pertemuan intersessional kedua satu minggu (tepat dan tanggal dan waktu belum diumumkan) sebelum Konferensi Perubahan Iklim PBB 29 November - 10 Desember di Cancún .

Tentang UNFCCC


Dengan 194 Pihak, yang Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) telah dekat keanggotaan universal dan merupakan perjanjian induk tahun 1997 Protokol Kyoto. Protokol Kyoto telah diratifikasi oleh 191 Para Pihak UNFCCC. Di bawah Protokol, 37 Serikat, yang terdiri dari negara-negara industri dan negara-negara yang sangat mengalami proses transisi ke ekonomi pasar, memiliki keterbatasan emisi secara hukum mengikat dan komitmen pengurangan. Tujuan utama dari kedua perjanjian adalah untuk menstabilkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer pada tingkat yang akan mencegah campur tangan manusia berbahaya dengan sistem iklim.
 

source: http://azharmind.blogspot.com/2010/06/iklim-benar-benar-telah-kacau.html 

Kamis, 16 September 2010

Saat-saat Terakhir Presiden Soekarno



Jakarta, Selasa, 16 Juni 1970. Ruangan intensive care RSPAD Gatot Subroto dipenuhi tentara sejak pagi. Serdadu berseragam dan bersenjata lengkap bersiaga penuh di beberapa titik strategis rumah sakit tersebut. Tak kalah banyaknya, petugas keamanan berpakaian preman juga hilir mudik di koridor rumah sakit hingga pelataran parkir. 
 
Sedari pagi, suasana mencekam sudah terasa. Kabar yang berhembus mengatakan, mantan Presiden Soekarno akan dibawa ke rumah sakit ini dari rumah tahanannya di Wisma Yaso yang hanya berjarak lima kilometer. Malam ini desas-desus itu terbukti. Di dalam ruang perawatan yang sangat sederhana untuk ukuran seorang mantan presiden, Soekarno tergolek lemah di pembaringan. Sudah beberapa hari ini kesehatannya sangat mundur. Sepanjang hari, orang yang dulu pernah sangat berkuasa ini terus memejamkan mata. Suhu tubuhnya sangat tinggi. Penyakit ginjal yang tidak dirawat secara semestinya kian menggerogoti kekuatan tubuhnya.

Lelaki yang pernah amat jantan dan berwibawa—dan sebab itu banyak digila-gilai perempuan seantero jagad, sekarang tak ubahnya bagai sesosok mayat hidup. Tiada lagi wajah tampannya. Kini wajah yang dihiasi gigi gingsulnya telah membengkak, tanda bahwa racun telah menyebar ke mana-mana. Bukan hanya bengkak, tapi bolong-bolong bagaikan permukaan bulan. 
 
Mulutnya yang dahulu mampu menyihir jutaan massa dengan pidato-pidatonya yang sangat memukau, kini hanya terkatup rapat dan kering. Sebentar-sebentar bibirnya gemetar. Menahan sakit. Kedua tangannya yang dahulu sanggup meninju langit dan mencakar udara, kini tergolek lemas di sisi tubuhnya yang kian kurus.
Sang Putera Fajar tinggal menunggu waktu.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKqJ2tVtViMbafMkHSCBq3EGo1ml-hyUQlHacoTj75Ex90rfB6uKK1sk_4E6OOhjvRSihUfsKFDpsr2TDvDSUG4lJruj2uE_jwdcof1IFatnHhurK5YqHPE_XiX-NJGSbMsloYrlaf_-s/s320/Soekarno.jpg
Dua hari kemudian, Megawati, anak sulungnya dari Fatmawati diizinkan tentara untuk mengunjungi ayahnya. Menyaksikan ayahnya yang tergolek lemah dan tidak mampu membuka matanya, kedua mata Mega menitikkan airmata. Bibirnya secara perlahan didekatkan ke telinga manusia yang paling dicintainya ini. “Pak, Pak, ini Ega…”.Senyap. Ayahnya tak bergerak. Kedua matanya juga tidak membuka. Namun kedua bibir Soekarno yang telah pecah-pecah bergerak-gerak kecil, gemetar, seolah ingin mengatakan sesuatu pada puteri sulungnya itu. Soekarno tampak mengetahui kehadiran Megawati. Tapi dia tidak mampu membuka matanya. Tangan kanannya bergetar seolah ingin menuliskan sesuatu untuk puteri sulungnya, tapi tubuhnya terlampau lemah untuk sekadar menulis. Tangannya kembali terkulai. Soekarno terdiam lagi.

Melihat kenyataan itu, perasaan Megawati amat terpukul. Air matanya yang sedari tadi ditahan kini menitik jatuh. Kian deras. Perempuan muda itu menutupi hidungnya dengan sapu tangan. Tak kuat menerima kenyataan, Megawati menjauh dan limbung. Mega segera dipapah keluar. Jarum jam terus bergerak. Di luar kamar, sepasukan tentara terus berjaga lengkap dengan senjata. Malam harinya ketahanan tubuh seorang Soekarno ambrol. Dia koma. Antara hidup dan mati. Tim dokter segera memberikan bantuan seperlunya.

Keesokan hari, mantan wakil presiden Muhammad Hatta diizinkan mengunjungi kolega lamanya ini. Hatta yang ditemani sekretarisnya menghampiri pembaringan Soekarno dengan sangat hati-hati. Dengan segenap kekuatan yang berhasil dihimpunnya, Soekarno berhasil membuka matanya. Menahan rasa sakit yang tak terperi, Soekarno berkata lemah. “Hatta.., kau di sini..?”. 
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiI6QZ9Y0hYuNvDvRNyKwmgWjFj5zssGJfzNEz9OUFi53M4iBi3GnD-VhqJ1fJtVOqNS_LHAT0JIwpoXgwXDPrdoKdUWkMdyOjQeQKrQ2wpoJxHqD1VqbghW9pCHQ5xZuZ6XYm-sDSJKkY/s320/soekarno.jpg
Yang disapa tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Namun Hatta tidak mau kawannya ini mengetahui jika dirinya bersedih. Dengan sekuat tenaga memendam kepedihan yang mencabik hati, Hatta berusaha menjawab Soekarno dengan wajar. Sedikit tersenyum menghibur. “Ya, bagaimana keadaanmu, No?” Hatta menyapanya dengan sebutan yang digunakannya di masa lalu. Tangannya memegang lembut tangan Soekarno. Panasnya menjalari jemarinya. Dia ingin memberikan kekuatan pada orang yang sangat dihormatinya ini.

Bibir Soekarno bergetar, tiba-tiba, masih dengan lemah, dia balik bertanya dengan bahasa Belanda. Sesuatu yang biasa mereka berdua lakukan ketika mereka masih bersatu dalam Dwi Tunggal. “Hoe gaat het met jou…?” Bagaimana keadaanmu? Hatta memaksakan diri tersenyum. Tangannya masih memegang lengan Soekarno. Soekarno kemudian terisak bagai anak kecil.

Lelaki perkasa itu menangis di depan kawan seperjuangannya, bagai bayi yang kehilangan mainan. Hatta tidak lagi mampu mengendalikan perasaannya. Pertahanannya bobol. Airmatanya juga tumpah. Hatta ikut menangis.

Kedua teman lama yang sempat berpisah itu saling berpegangan tangan seolah takut berpisah. Hatta tahu, waktu yang tersedia bagi orang yang sangat dikaguminya ini tidak akan lama lagi. Dan Hatta juga tahu, betapa kejamnya siksaan tanpa pukulan yang dialami sahabatnya ini. Sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh manusia yang tidak punya nurani.

“No…” Hanya itu yang bisa terucap dari bibirnya. Hatta tidak mampu mengucapkan lebih. Bibirnya bergetar menahan kesedihan sekaligus kekecewaannya. Bahunya terguncang-guncang. Jauh di lubuk hatinya, Hatta sangat marah pada penguasa baru yang sampai hati menyiksa bapak bangsa ini. Walau prinsip politik antara dirinya dengan Soekarno tidak bersesuaian, namun hal itu sama sekali tidak merusak persabatannya yang demikian erat dan tulus. Hatta masih memegang lengan Soekarno ketika kawannya ini kembali memejamkan matanya.

Jarum jam terus bergerak. Merambati angka demi angka. Sisa waktu bagi Soekarno kian tipis.Sehari setelah pertemuan dengan Hatta, kondisi Soekarno yang sudah buruk, terus merosot. Putera Sang Fajar itu tidak mampu lagi membuka kedua matanya. Suhu badannya terus meninggi. Soekarno kini menggigil. Peluh membasahi bantal dan piyamanya. Malamnya Dewi Soekarno dan puterinya yang masih berusia tiga tahun, Karina, hadir di rumah sakit. Soekarno belum pernah sekali pun melihat anaknya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQ_BqUkc8xV9eKhusX_sY-VKapVRr3h5TooX2HQ6DNWdABqQ5uDn7HN0oCYJvzTANnY9yxLLb9zKLHLhVKMsHspglj8Tswc41Tts4rFFxi4XOLRDZkP1Pum_nIHGtoBrrGM4J8whfJHjA/s1600/soekarno-2471.jpg
Minggu pagi, 21 Juni 1970. Dokter Mardjono, salah seorang anggota tim dokter kepresidenan seperti biasa melakukan pemeriksaan rutin. Bersama dua orang paramedis, Dokter Mardjono memeriksa kondisi pasien istimewanya ini. Sebagai seorang dokter yang telah berpengalaman, Mardjono tahu waktunya tidak akan lama lagi. Dengan sangat hati-hati dan penuh hormat, dia memeriksa denyut nadi Soekarno. Dengan sisa kekuatan yang masih ada, Soekarno menggerakkan tangan kanannya, memegang lengan dokternya. Mardjono merasakan panas yang demikian tinggi dari tangan yang amat lemah ini. Tiba-tiba tangan yang panas itu terkulai. Detik itu juga Soekarno menghembuskan nafas terakhirnya. Kedua matanya tidak pernah mampu lagi untuk membuka. Tubuhnya tergolek tak bergerak lagi. Kini untuk selamanya.

Situasi di sekitar ruangan sangat sepi. Udara sesaat terasa berhenti mengalir. Suara burung yang biasa berkicau tiada terdengar. Kehampaan sepersekian detik yang begitu mencekam. Sekaligus menyedihkan.

Dunia melepas salah seorang pembuat sejarah yang penuh kontroversi. Banyak orang menyayanginya, tapi banyak pula yang membencinya. Namun semua sepakat, Soekarno adalah seorang manusia yang tidak biasa. Yang belum tentu dilahirkan kembali dalam waktu satu abad. Manusia itu kini telah tiada.

Senin, 13 September 2010

Kekuatan Militer Indonesia Peringkat Ke-14 di Dunia

Berdasarkan Sources: US Library of Congress; Central Intelligence Agency ( CIA ) Kekuatan Militer Indonesia masuk dalam rangking 14 di seluruh Dunia. Survey tersebut didasarkan beberapa aspek. untuk kekuatan perang bangsa kita, lihat saja detail-nya sebagai berikut :

PERSONNEL
Total Population: 237,512,352 [2008]
Population Available: 125,530,542 [2008]
Fit for Military Service: 104,496,911 [2008]
Reaching Military Age Annually: 4,291,700 [2008]
Active Military Personnel: 316,000 [2008]
Active Military Reserve: 400,000 [2008]
Active Paramilitary Units: 207,000 [2008]

ARMY
Total Land-Based Weapons: 2,122
Tanks: 425 [2004]
Armored Personnel Carriers: 684 [2004]
Towed Artillery: 293 [2004]
Self-Propelled Guns: 70 [2004]
Anti-Aircraft Weapons: 515 [2004]

AIR FORCE
Total Aircraft: 313 [2004]
Helicopters: 194 [2004]
Serviceable Airports: 652 [2007]

NAVY
Total Navy Ships: 111
Merchant Marine Strength: 971 [2008]
Major Ports and Harbors: 10
Aircraft Carriers: 0 [2008]
Destroyers: 0 [2008]
Submarines: 2 [2004]
Frigates: 15 [2004]
Patrol & Coastal Craft: 24 [2004]
Mine Warfare Craft: 12 [2004]
Amphibious Craft: 26 [2004]

LOGISTICAL
Labor Force: 109,900,000 [2007]
Roadways: 391,009 km
Railways: 6,458 km

FINANCES (USD)
Defense Budget: $4,740,000,000 [2008]
Foreign Exch. & Gold: $56,920,000,000 [2007]
Purchasing Power: $843,700,000 [2008]

OIL
Oil Production: 837,500 bbl/day [2007]
Oil Consumption: 1,100,000 bbl/day [2006]
Proven Oil Reserves: 4,430,000,000 bbl [2007]

GEOGRAPHIC
Waterways: 21,579 km
Coastline: 54,716 km
Square Land Area: 1,919,440 km
Berikut 20 Peringkat Kekuatan Militer Didunia

1
Map of United States of America U.S.A.
2
Map of China China
3
Map of Russia Russia
4
Map of India India
5
Map of United Kingdom U.K.
6
Map of France France
7
Map of Germany Germany
8
Map of Brazil Brazil
9
Map of Japan Japan
10
Map of Turkey Turkey
11
Map of Israel Israel
12
Map of South Korea South Korea
13
Map of Italy Italy
14
Map of Indonesia Indonesia
15
Map of Pakistan Pakistan
16
Map of Taiwan Taiwan
17
Map of Egypt Egypt
18
Map of Iran Iran
19
Map of Mexico Mexico
20
Map of North Korea North Korea

Mau bandingkan dengan Negara Lain silahkan klik nama negara diatas atau Mau tau Malaysia Peringkat berapa?? Langsung aja lihat sumbernya: globalfirepower.com

source: http://sirremojr.blogspot.com/2010/08/indonesia-masuk-no14-militer-terkuat.html 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Daftar Isi

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites